Senin, 27 Januari 2014

Minggu, 26 Januari 2014

Tanggal di atas benar-benar hari dengan pengalaman baru bagi hidup saya. Yah, walaupun setiap hari haruslah menjadi sebuah pengalaman.
bertempat di gedung kana kawaluyaan, diadakan pesta bona taon sinaga sebandung raya, bukan sejawa barat ya. Dan pesta yang hanya diadakan empat tahun sekali ini benar-benar meriah, tradisional dan sesak.
awalnya ikut pesta ini karena saya gabung dengan Naposo PTNSB bandung. Mereka welcome, benar-benar merangkul dan peduli akaan satu dengan yang lainnya. Itu yang saya rasakan. Yah mudah-mudahan begini untuk seterusnya. 

Tapi saya emang suka pesta-pesta adat seperti ini, terutama dengan pesta adat batak sendiri. Yah karena saya memang orang batak sih. Karena menurut saya, pesta-pesta adat seperti ini dapat menyatukan dan mempererat tali persaudaraan orang-orang batak. Senang banget lihat orang-orang menari tortor diiringi gondang batak (dan yang paling menarik adalah serulingnya :D )
Sebelum ikut pesta bona taon ini, saya lupa kapan terakhir kali saya ikut pesta adat batak. Tapi pernah terpikirkan untuk cepat-cepat menikah biar bisa jadi ratu disamping raja di dalam pesta. 

Dan hal penting dalam pesta batak adalah makan! Yap! Makan dan makanan adalah hal penting bagi orang batak. Jangankan pesta orang batak, pesta-pesta suku lain juga memasukkan hal penting ini kedalam pesta mereka. Ingat bagaimana Yesus menyatukan kedua belas muridnya? Ya di meja makan, di perjamuan kudus. 

Anyway, saya bangga menjadi orang batak, bangga dengan semangat batak yang sesungguhnya, tapi banyak juga orang batak yang tidak waras yang mecintai kebatakannya yang amburadul. Mengingat pembagian snack sore di pesta bona taon kemarin, benar-benar rusuh dan tidak beretika. Dari panitia sendiri pasti akan men-stock snack dalam jumlah yang banyak, dan dipastikan semua yang datang pasti kebagian, tapi kenapa sampai berebutan gitu? Dan tidak sedikit kotak-kotak snack berjatuhan.  Pada saat itu, saya benar-benar malu. Saya malu jika harus melihat mereka berebutan tidak karuan seperti itu. Panitia sempat menghentikan pembagian snack, dan akibatnya ada ibu-ibu yang mengambil paksa satu bungkusan besar snack dari dalam ruangan konsumsi. Dan saya memutuskan untuk tidak ikut ambil bagian lagi dalam pembagian snack. Yah begitulah orang batak dalam hal makanan, sedikit rakus. Tapi itu tergantung pribadinya. Karena banyak juga yang tertib. 

Tetapi hal oyang paling membuat saya terkesan dari acara tersebut adalah, ketika saya mendapatkan keluarga baru di bandung. Ada pak tua Yudhi, Pak tua Erick, dan Pak tua Aldi. Mereka benar-benar welcome terhadap saya dan teman saya, laura. Kami merasa memiliki keluarga di sini. The family which take care and help each other.
Tapi anehnya, ini untuk pertama kali saya mengikuti pesta bona taon sinaga, dan itu juga di bandung, di kota orang. Selama di kota kelahiran saya sendiri, saya tidak pernah ikut acara pesta bona taon ini. dan sedikit membuat orangtua saya terkejut. :D

Over all, saya benar-benar terkesan dengan apa yang saya alami kemarin. Saya mengucap syukur untuk semua yang terjadi. Thanks God. :D
















Kamis, 16 Januari 2014


Dan aku masih berpikir hanya mentari, bulan, yang masih tetap setia menyinari..
entahlah jika sudah tiba waktunya. Ketika semua diperhadapkan dengan kenyataan, dimana kuasa sang Khalik keluar dari persembunyiannya.

Aku masih berpikir tentangmu, bahkan sedikit tentang kita-tidak banyak, tapi cukup untuk membuat logika ku membeku untuk beberapa saat.
Tapi entahlah, aku masih akan tetap setia kah mengagumi mu?